Dompet Dhuafa dan Chevron Resmikan Program Air Untuk Kehidupan di Garut Jawa Barat

PGPA Manager Chevron, Ida Bagus Wibatsya (kedua dari kiri), Wakil Bupati Garut, dr. H. Helmi Budiman (tengah), dan Ismail Agus Said (kedua dari kanan), meresmikan Program Air Untuk Kehidupan di Garut
PGPA Manager Chevron, Ida Bagus Wibatsya (kedua dari kiri), Wakil Bupati Garut, dr. H. Helmi Budiman (tengah), dan Presdir Dompet Dhuafa Social Enterprise Ismail Agus Said (kedua dari kanan) meresmikan Program Air Untuk Kehidupan di Garut

GARUT (5/2)- Meskipun berada di daerah pegunungan, tidak selalu menjamin kemudahan akan akses air bersih, begitu pula yang terjadi belakangan di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut Jawa Barat. Namun saat ini, sekitar 200 KK Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut Jawa Barat tidak lagi kesulitan mengakses air bersih berkat Program Air Untuk Kehidupan hasil sinergi Dompet Dhuafa dengan Chevron Geothermal Indonesia. Program Air Untuk Kehidupan yang diresmikan pada Kamis (4/2), dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Garut, dr. H. Helmi Budiman, Presiden Direktur Dompet Dhuafa Social Enterprise Ismail Agus Said, dan PGPA Manager Chevron Geothermal Indonesia, Ida Bagus Wibatsya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Garut, dr. H. Helmi Budiman mengapresiasi program Air Untuk Kehidupan dan berharap program ini bisa mendorong perilaku hidup bersih dan sehat. Beliau menyatakan akses masyarakat Garut terhadap air bersih baru mencapai 57%. Dengan program ini diharapkan bisa mengurai permasalahan air bersih yang ada di Garut. Acara peluncuran ini ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis dan syukuran bersama masyarakat sekitar.

Program Air Untuk Kehidupan yang diluncurkan di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut ini adalah program pembangunan sarana air bersih berupa pengeboran, pembuatan bak penampung, dan juga pipanisasi. Selain bentuk bangunan fisik, dilakukan pula pendampingan kepada masyarakat seperti pelatihan kepemimpinan, pelatihan perilaku hidup bersih dan sehat, dsb, oleh tim Dompet Dhuafa guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar pemanfaatan program menjadi lebih optimal. (AW)

Bagikan:

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *