Semesta Hijau Dompet Dhuafa Gelar Diskusi Publik Hari Lingkungan Sedunia

JAKARTA – Semesta Hijau Dompet Dhuafa menggelar diskusi publik yang bertajuk “Mewujudkan Kawasan Pesisir untuk Kehidupan yang Lebih Baik” Jum’at (10/06). Diskusi yang bertempat di Gedung PBNU Jakarta ini menghadirkan pembicara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, KIARA (Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan), Humanitarian Forum Indonesia, dan LPBI (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim) NU.

“Membicarakan masalah pesisir harus dari kemanusiaan, bukan hanya lingkungan”, ujar Syamsul Ardiansyah, Program Manager Semesta Hijau dalam sambutannya. ia menambahkan pesisir mengalami ancaman lingkungan dari aktivitas manusia, salah satunya adalah reklamasi.

Elrita Nisom dari Direktorat Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menyatakan bahwa dalam paparannya menyatakan bahwa sudah banyak erosi di daerah pesisir akibat alih fungsi hutan mangrove. Menyikapi hal tersebut, pemerintah melalui mentargetkan dalam kurun 2015 – 2018 ditanam 3 juta batang mangrove di pantai utara Jawa.

Sementara Dr. Abdul Latif dari LPBI NU dalam paparannya menyatakan perlunya memperhatikan kearifan lokal sebagai bagian tidak terpisahkan dari pengelolaan kawasan pesisir.

Abdul Halim dari KIARA menyatakan, “kelompok paling rentan terkait pesisir vis a vis dengan reklamasi adalah perempuan nelayan”. Halim mengemukakan bahwa dengan hilangnya kawasan mangrove, masyarakat nelayan sekitar akan kehilangan mata pencaharian. Ini diakibatkan ekosistem perikanan yang terganggu.

Dalam diskusi ini juga dihadirkan Habibah, perempuan nelayan di pantai Marunda, Jakarta Utara. Habibah menyatakan sejak adanya reklamasi di kawasan utara Jakarta, pendapatan dari melaut menurun. “Dulu tahun 80an udang masih bisa diserog (ditangkap), sekarang sulit” ungkap Habibah. Akhirnya Habibah pindah ke kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan dan menjadi kuli sampah untuk menyambung hidup. (AW/Semesta Hijau)

Bagikan:

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *